hargasaham

Strategi dan Harga Saham PT Unilever

Unilever dengan kode saham UNVR merupakan sebuah perusahaan consumer goods yang memproduksi minuman, makanan, perawatan tubuh dan juga pembersih. perusahaan ini merupakan salah satu produsen terbesar rumah tangga ketiga di dunia.
Unilever adalah produsen makanan olesan misal margarin terbesar di dunia, dan juga merupakan salah satu perusahaan besar yang paling tua diantara yang lain yang masih beroperasi dan masih mendistribusikan / menjual produknya lebih dari 190 negara.

Perusahaan Unilever memiliki merek dagang lebih dari 400, yang 14 merek nya itu mempunyai total penjualan yang sangat banyak. Unilever didirikan di tahun 1930 dari penggabungan beberapa produsen margarin. Perusahaan Unilver sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia.Pada saat ini harga saham Perusahaan Unilever bisa dibilang mengalami penurunan harga yang lumayan dalam di satu tahun kebelakang, pada minggu ini harga saham Unilever terjadi penurunan harga mencapai 1,93%.

menurut Nafan Aji selaku Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, harga saham Unilever dalam keadaan down trend. menurut dia ini bisa terjadi karena buruknya kinerja dari fundamental perusahaan tersebut dalam sektor consumer goods.

Saham unilever merupakan saham bluechip dengan investasi jangka panjang, dimana menurut nafan pada tahun 2022 saham UNVR akan mengalami kenaikan laba bersih di angka 6,2 triliun sampai 6,8 triliun.

PT Unilever mempunyai strategi untuk meningkatkan kinerja dari perusahannya di tahun 2021, startegi yang digunakan PT Unilever ialah dengan konsisten tetap berfokus terhadap 3 hal yaitu, selalu memastikan keselamatan dan kesehatan dari para pekerja, selalu menjawab apa itu kebutuhan dari konsumen dan pelanggan, dan juga selalu berkontribusi untuk masyarakat di Indonesia.

PT Unilever yakin bahwa pada tahun ini, PT Unilever menjadi tahun pemulihan dan memperkuat daya saing terhadap perusahaan lain dan tetap menjadi terdepan di masa ini dan dimasa yang akan datang.

bedasarkan yang dikatakan diatas, salah satu yang dilakukan PT Unilever ialah dengan memastikan kesehatan dan keselamatan para pekerja, yang dilakukan PT Unilever untuk itu ialah dengan mendukung kesehatan para pekerja khususnya sistem imun dari para pekerja tersebut dengan membuat brand teh menggunakan rempah- rempah Indonesia yaitu jahe dan kunyit. PT Unilever juga membuat pembelian menggunakan online shop dan bisa langsung dikirimkan ke rumah di masa pandemi. hal itu diwujudkan untuk tetap memastikan kesehatan para pekerja dan juga para pelanggan PT Unilever.

Pergerakan Harga Saham Disaat Pandemi

pada tanggal 2 maret 2020, virus korona dikonfirmasi oleh presiden Joko widodo dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah masuk ke Indonesia. pada saat itu ada 2 orang warga negara indonesia yang terkena corona, yaitu seorang ibu dengan umur 46 tahun dan anak perempuannya berumur 31 tahun .

saat ini seluruh dunia termasuk Indonesia masih dalam keadaan pandemi, pandemi ini menyebabkan pergerakan IHSG yang tidak menentu. pergeraakan IHSG saat ini benar benar membuat para investor takut untuk berinvestasi, Bursa Efek Indonesia mengatakan Harga IHSG pada 3 bulan setelah pandemi sangat turun drastis yang menyebabkan perekonomian juga turun.

banyak perusahaan perusahaan dengan market cap besar juga mengalami penurunan harga yang membuat para investor ketar ketir akan saham yang dipegang nya.tidak hanya perusahaan dengan market cap besar yang mengalami penurunan tetapi perusahaan dengan market cap kecil atau disebut dengan perusahaan gorengan juga mempunyai harga yang tidak menentu.

saat ini sering harga perusahaan gorengan fluktuasi nya sangat tinggi, bisa langsung ARA bisa juga tiba tiba ARB yang menyebabkan juga para investor sedikit kesulitan untuk trading saham.

salah satu contohnya adalah perusahaan PT Kapuas Prima Coal Tbk dengan kode saham ZINC. direktur utama zinc menyampaikan pandemi tahun 2020 mempengaruhi kinerja perusahaan menurun dibanding tahun sebelumnya. tapi ada beberapa komoditas yang tercatat adanya kenaikan penjualan yaitu bijih besi.

bedasarkan data pergerakan IHSG dan harga saham yang tidak pasti, terdapat banyak investor yang masih bingung untuk investasi dan terhadap keputusan portofolio nya. apakah akan dijual atau dibeli, ada beberapa investor malah yang menyerok saham saham dikarena dia menganggap ini adalah sebuah kesempatan besar tapi ada investor yang menganggap itu adalah sebuah ancaman yang akhirnya manjual beberapa investasi nya dikarenakan takut harga nya semangkin turun.

Pergerakan Harga saham disaat pandemi memang membuat para investor menjadi takut akan invetasi yang dipegangnya, tapi kita sebagai investor harus bijak dalam mengambil keputusan terhadap portofolio kita supaya kita tidak menyesal dikemudian hari. dan hati- hati unutk investor mmuda yang baru terjun ke dunia investasi karena pasti akan ada pom pom man saham baik dari influencer maupun dari pihak lainnya.

Semoga artikel ini menambah informasi temen temen mengenai dunia investasi.