bandar saham

Saham Blue Chip Ini Jorjoran Dilepas Bandar Besar

Saham – saham emiten blue chip alias unggulan ramai – ramai dilepas investor asing pada perdagangan Rabu 24 Februari 2021 kemarin yang cukup banyak.

Hal ini membuat Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup terkoreksi. Data BEI mencatat, ada 198 saham naik, 275 saham turun, dan 169 saham stagnan.

Nilai transaksinya sendiri mencapai Rp 16,98 triliun dan volume perdagangan 30,57 miliar saham dengan frekuensi 1,42 juta kali.

Investor asing tercatat masuk ke pasar saham di Indonesia dengan pembelian bersih mencapai Rp 245,69 miliar di pasar regular.

Asing juga mencatatkan aksi beli bersih di pasar negosiasi dan pasar tunai sebesar Rp 56,51 miliar. Walau begitu, ada beberapa saham yang cukup banyak dilepas asing pada perdagangan Rabu kemarin di pasar regular.

  • Bank Central Asia (BBCA), net sell Rp 150 M, saham -1,47% Rp 33.625
  • Astra International (ASII), Rp 129 M, saham -1,75% Rp 5.625
  • Indofood CBP (ICBP), Rp 52 M, saham +1,17% Rp 8.650
  • Bank Mandiri (BMRI), Rp 30 M, saham +0,79% Rp 6.375
  • Indofood Sukses (INDF), Rp 19 M, saham +0,83% Rp 6.100
  • United Tractors (UNTR), Rp 17 M, saham -2,49% Rp 22.550
  • Indocement (INTP), Rp 11 M, saham -1,51% Rp 13.075
  • Mitra Pinasthika (MPMX), Rp 11 M, saham +0,93% Rp 540
  • Sumber Alfaria (AMRT), Rp 7 M, saham +15,52% Rp 1.005
  • Semen Indonesia (SMGR), Rp 7 M, saham -1,67% Rp 10.275

Saham Bank Central Asia menjadi saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing dimana nilai penjualan hingga Rp 150 miliar di perdagangan kemarin.

Walau begitu, koreksi harga sahamnya tak signifikan, hanya 147% ke level Rp 33.625/saham. Dalam sebulan terakhir saham bank Grup Djarum ini minus 1,39%.

Saham Astra Internasional juga banyak dilepas asing mencapai Rp 129 miliar karena sahamnya hanya terkoreksi 1,75% ke level Rp 5.625 / saham. Sebulan saham ASII minus 11,42%.