Tabungan Hari Tua? Yuk Kita Mulai Dengan Saham Jangka Panjang

Generasi muda indonesia pasti kalian sudah merancangkan masa depan yang indah kan entah itu bersama pasangan kalian,orang tua,dan orang – orang tercinta disekitar kalian. Siapa sih yang tidak mau masa depannya cerah dan kalian juga sempet berfikir gak?

Tentang hidup kalian itu gaboleh stuck dititik itu terus kalian harus upgrade kualitas hidup sedikit demi sedikit Pasti kalian semua tidak mau dong di hari tua nanti kalian masih tetap bekerja sedangkan tubuh kalian sudah tidak mendukung aktifitas pekerjaan, Oleh karena itu kalian harus mencoba Saham Jangka Panjang yang sudah viral dikalangan anak muda belakangan ini. Penasaran? Yuk kita simak

Jangan Takut Rugi

Sekarang orang-orang sudah banyak yang ragu bahkan takut untuk memulai investasi di saham. Alasannya, harga saham sangat fluktuatif. Dan karena fluktuatif ini , banyak dari kita yang takut akan kerugian.

Memang benar harga saham sangat fluktuatif. Apalagi kalau melihat pergerakan bursa belakangan ini Akan tetapi, prinsip dasar investasi saham ini adalah instrumen investasi jangka panjang. Jadi yang kita butuhkan kesabaran dan jangan gampang panik bila grafik teknikal saham memerah.

Walapun terlihat seram dan menegangkan, sebenarnya investasi saham itu tidak terlalu ribet. Dan, kamu pun bisa tetap dapat uang yang maksimal dari investasi saham.

Pengertian Saham Jangka Panjang

Cara paling mudahnya adalah, kalian membeli saham dari perusahaan yang produknya kamu gunakan setiap hari. Kita ambil contoh misalnya kamu adalah nasabah BCA. Nah kalian dapat mencoba membeli saham BCA. Di lantai bursa, saham BCA ini berkode BBCA.

Kalian dapat mempelajari fundamental dan strategi BCA dalam mengembangkan bisnis. dari situ kalian sudah dapat melihat potensi dari saham BCA.

Mari kita cek keuntungan bila kalian memulai investasi di saham BCA dari 10 tahun lalu. Sepuluh tahun lalu, harga saham berkode BBCA itu Rp4.875 per lembar.

Bila kamu punya 100 lot (1 lot = 100 lembar), dengan harga saham BCA sekarang adalah Rp31.275 per lembar, keuntungan yang kamu dapat mencapai Rp263 jutaan karena 10 tahun lalu 1 lembar saham BCA seharga Rp4.875. Itu belum termasuk dividen yang dibagikan BCA. Cuan yang kamu dapat bisa lebih dari itu.

Cara Membeli Saham

Gimana nih? Sudah mulai tertarik? Buat kalian yang mau memulai berinvestasi saham, pertama kalian harus punya modal dulu untuk di gunakan beli saham. Ya,ini sudah pasti. Masa iya mau investasi enggak ada modal. Tapi tenang, enggak terlalu mahal kok. Malahan dengan Rp5 juta saja sudah sangat cukup buat pemula.

Setelah kalian memiliki modal, coba buatlah akun untuk transaksi saham. Jadi jangan salah ya. Beli saham itu bukan lewat bank. Bukan pula ke Bursa Efek Indonesia (BEI).

Lalu ke mana? Jawabannya adalah lewat pialang yang sering disebut dengan Perusahaan Sekuritas. Nah, sekuritas inilah yang jadi perantara dalam transaksi saham di BEI.

Di situ pula kamu bakal membuat rekening dana nasabah (RDN) dulu. Apa itu Rekening Dana Nasabah? 

Setelah itu, baru deh kamu mulai berseluncur cari informasi soal emiten saham yang oke untuk dibeli.

Sekian dari atikel yang dapat kami sampaikan guys,semoga artikel tentang Tabungan Hari Tua? Yuk Kita Mulai Dengan Saham Jangka Panjang ini dapat membantu kalian dalam melakukan kegiatan aktifitas saham . Mari kita sama- sama guys. Membangun masa depan yang indah nan cerah Sekian dari saya terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *