Rekomendasi Saham Pilihan Saat Harga Minyak Naik

Posted by on February 26, 2021


Harga minyak saat ini sedang dalam tren naik dan sudah kembali ke level normal. Di tengah kenaikan harga minyak, saham dari emiten sektor minyak dan gas atau migas bisa menjadi pilihan investor.

Saham emiten gas memang mencetak kinerja yang positif jika dilihat dari awal tahun 2021. Saham emiten migas itu antara lain saham PT Elnusa Tbk atau ELSA yang sudah melejit 46,43% sejak awal tahun atau year to date (ytd).

Kemudian saham PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) melesat 132,35% ytd. Selain itu, saham migas lainnya seperti PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) juga naik 21,74% ytd.

Saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melonjak 138% ytd. Saham PT Mitra Investindo Tbk (MITI) masih positif dengan penguatan 0,38% ytd.

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony menilai, kinerja saham – saham emiten migas ini tak lepas dari meningkatnya harga minyak.

Rabu 24 Februari pukul 12.00 WIB, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman April 2021 di pasar NYMEX ada di level US$ 61,16 per barel.

Chris melihat prospek saham – saham migas cukup cerah untuk ke depannya. Ia mengatakan, kenaikan harga minyak akan memberikan dampak positif bagi kinerja operasional emiten – emiten migas.

“Terutama dengan membaiknya ekonomi, maka demand akan minyak akan cenderung naik,” ungkapnya Rabu 24 Februari 2021.

Di sisi lain, peningkatan harga minyak juga bisa membuat biaya yang harus dikeluarkan perusahaan meningkat.

Sehingga, investor cenderung wait and see untuk melihat kinerja perusahaan – perusahaannya nanti, sehingga secara jangka pendek harga sahamnya bisa turun.

Lihat saja pada penutupan perdagangan di hari Rabu 24 Februari saham ELSA melemah 3,30% ke harga Rp 410, MEDC turun 2,78% ke harga Rp 700, ENRG minus 6,30% ke harga Rp 119 per saham.

Pandemi Covid-10 juga masih menyelimuti sektor ini. Sektor penerbangan masih cenderung tertekan karena beberapa negara masih tidak menerima penerbangan atau turis sehingga konsumsi minyak pun masih tertahan.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *