Keuntungan Investasi Saham dan Risiko Berinvestasi

Memilih investasi saham tentu sangat memerlukan perhitungan keuntungan yang tepat. Selain itu, anda juga harus mengenai profil Risiko. sudah banyak orang yang berminat pada investasi ini, Karena Saham adalah suatu bukti kepemilikan nilai perusahaan atau bukti penyertaan modal.

1. Apa itu Investasi Saham

Investasi saham itu adalah penanaman modal dalam bentuk penyertaan sejumlah dana oleh seorang atau badan usaha yang mana melalui instrumen tersebut mereka memiliki klaim atas aset dan penghasilan perusahaan tersebut.
Keuntungan yang diperoleh pada pemegang saham biasanya berupa laba atas modal awal yang disetorkan pada peningkatan ekonomi bisnis tersebut.

2. Tujuan Investasi Saham

Tujuan orang setiap menanamkan modalnya pada perusahaan seringkali berbeda-beda, karna sesuai target yang ingin mereka capai atau inginkan.

Untuk mengembangkan aset karena modal yang kita setorkan akan dikelola oleh perusahan sehingga memungkinkan untuk terus berkembang, serta menyiapkan dana untuk tujuan tertentu di masa depan, Mencari penghasilan jangka panjang, Dalam pengembangan Modal usaha.

Keuntungan Investasi Saham dan Risiko Berinvestasi

3. Keuntungan Investasi Saham

Investasi saham adalah suatu kegiatan penanaman modal yang dapat menjanjikan rewad yang cukup tinggi. serta beberapa keuntungan lainnya bagi investor.

Fleksibel
Kemudahan yang akan Anda dapatkan melalui investasi saham adalah pengoperasiannya dapat dilakukan secara online, sehingga pembelian atau penjualan tidak akan mengganggu pekerjaan utama.

Capital Gain
Manfaat investasi saham adalah potensi capital gain berupa keuntungan dari selisih antara harga jual-beli yang semakin banyak dana diinvestasikan, maka keuntungan pada potensi capital gain yang bisa dapat diperoleh.

Keuntungan Investasi Saham dan Risiko Berinvestasi

4. Resiko Investasi Saham

Resiko investasi saham adalah Anda akan muncul ketika perusahan tersebut bangkrut berdasarkan putusan pengadilan sehingga harus dilikuidasikan. Jika saat itu terjadi bagi pemegang saham biasanya hanya akan mendapat sisa harta perusahaannya tersebut, setelah semua kewajibannya sudah dilunasi. Kecuali, Apabila jika Anda memegang predikat sebagai kreditur preferen.
Setelah itu, Resiko lainnya adalah ketika perusahaan mengalami delisting atau dihapus dari bursa saham oleh BEI sehingga investor harus menjualkan semua sahamnya meskipun keadaan nilai jualnya sedang turun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.