Cara Investasi Saham Dengan Modal Tipis 2019

Posted by on June 20, 2019


Banyak sekali orang yang bertanya kepadaku bagaimana caranya investasi saham atau belajar saham, dan rata-rata mereka berharap memulai saham dengan modal yang kecil.

Makanya untuk memfasilitasi pertanyaan kawan-kawan ini, aku akan sharing ke Anda semua cara bermain saham dengan modal yang kecil.

Nah karena sudah melakukan bagian saya dengan menuliskannya, saya pun berharap kalian melakukan bagiannya, yakni membagikan kepada ilmu ini kepada orang lain.

Cara Investasi Saham Dengan Modal Yang Kecil

1. Bisakah Berinvestasi Saham dengan Modal Kecil ?

Sebelum kita bahas caranya, perlu diulas lebih-lebih dulu konsep modal kecilnya. Dahulu pernah ada artikel soal investasi 1 juta per bulan, nah bisa jadi acuan tuh.

Jadi sekecil apapun nilai investasi kita tidak masalah, yang terpenting strateginya nanti agar bisa mendapatkan hasil yang optimal.

Paul Getty pernah bilang gini,

“take care of the pennies and the pounds will take care of themselves“

Lanjut ke bagian selanjutnya,

Berapa banyak dana yang semestinya disiapkan untuk modal main saham?

Coba cek dana minimal untuk jual beli saham online. Yeaps, minimal dana yang semestinya disiapkan untuk main saham tergantung batas setoran di masing-masing broker.

Terakhir aku mendaftar batasnya cuma 5 juta, mungkin sekarang berubah menjadi dibawah angka tersebut. Let me know, please!

Intinya, lebih baik Anda membiasakan diri untuk bermain saham dengan modal kecil, dibandingkan dengan modal besar yang ujung-ujungnya kaget.

Sistem ini juga lebih tepat sasaran ketimbang belajar mengaplikasikan dummy money, sebab feel-nya beda.

2. Sistem bermain saham dengan modal kecil

Kini kita mulai bahas strateginya.

karena modal yang anda miliki terbatas, maka akan lebih bijak dan optimal jika kita memilih jalan menabung saham dengan risiko profil rendah dibandingkan dengan trading saham yang memiliki profil risiko tinggi.

Singkanya, mindset “investasi” semestinya diprioritaskan dibanding “trading” jika kemampuan modal lebih kecil.

Selain itu, trading saham jangka pendek memerlukan likuiditas yang cukup jika harus cutloss dan berpindah ke saham lain yang harganya lebih mahal.

Contohnya demikian, Ruki punya duit lima juta dan beli 3 lot saham TKIM di harga 15.000 per lembar. Berarti dia punya 3 lot saham TKIM (3x100x15.000 = 4,5 juta) dan sisa duit 500 ribu.

Baca Juga : Apa Itu Saham Syariah & Tips Investasi Saham Syariah

Nah kemudian saham TKIM turun, dan yang trend naik sekarang saham Unilever yang harganya 70.000 per lembar. Kesudahannya Ruki jual 3 lot saham TKIM namun ga bisa bisa saham Unilever sebab duitnya ga cukup. Eh sebulan kemudian harga saham TKIM balik ke harga awal, dan kemudian naik tipis jadi 15.200.

Ada 2 kerugian dalam investasi saham disini, yakni:

– lepas saham TKIM dan ga bisa untung andai bersabar.

– lepas saham TKIM dan ga bisa dapet saham lainnya

Kalian sebenarnya masih boleh trading dengan modal kecil, namun bermain saham yang bernominal kecil sehingga lebih fleksibel.

Pemilihan sahamnya pun menjadi lebih selektif, sebab nominal kecil menjadi lebih gampang digoreng diperbandingkan yang nominalnya besar. Salah satu yang harus dihindari yakni membeli saham “tidur”, dimana saham tersebut tak meningkat nominalnya dalam waktu lama.

Umumnya saham bernominal Rp 50,- adalah saham tidur. Makanya, jika Anda berharap beli saham seharga ini, anda harus yakin dulu ada sentimen positif yang menunjang pergerakannya. Soalnya jika tidak, Anda sudah beli saham tersebut, namun akan kesulitan menjualnya.

3. Bagaimana dengan Reksadana Saham?

Reksadana saham menjadi pilihan cadangan jika Anda berharap membeli beragam macam saham dengan modal terbatas. Namun Anda tidak menjadi sebagai pemegang sahamnya nanti, sebab kan yang dibeli yakni nilai penyertaannya. Gitu mas dan mbak.

Nampaknya review singkat ini cukup untuk membahas cara bermain saham dengan modal kecil. Kecil belum tentu keok, besar belum tentu menang, yang penting rajin latihan dan semangat!




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *