Cara Memilih Investasi Saham Terbaik dengan Analisis Fundamental dan Teknikal

Posted by on May 21, 2019


Cara memilih saham

Sudah menjadi kabar umum bila investasi saham adalah salah satu opsi investasi yang memberikan profit yang besar (high return).

Keuntungannya diberikan dalam wujud capital gain ataupun dividen. Memang dari segi profit, saham adalah investasi yang menggiurkan. Namun, di balik profit yang besar itu tersimpan risiko capital loss.

Tentunya investasi saham berbeda dengan instrumen investasi lainnya, seperti properti, tabungan berjangka, deposito, emas, obligasi, ataupun reksa dana.

Masing-masing investasi memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri,
Namun, di antara beragam instrumen investasi tersebut, ada yang memberikan untung besar dalam waktu singkat yaitu investasi saham.

Cara memilih investasi saham dengan benar

Pentingnya Memahami Pergerakan Investasi Saham

Bagi Anda yang mau berinvestasi saham, hal pertama yang mesti dilakukan ialah memahami saham dengan membaca pergerakan saham secara keseluruhan yang disebut dengan indeks. Di Indonesia ada banyak sekali saham yang ditawarkan. Namun, tidak semua saham tersebut pantas untuk kita beli.

Ada beberapa cerminan yang dapat dipakai dalam membaca pergerakan harga saham, antara lain Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Pefindo25, dan IDX30.

Rata-rata semua yang diceritakan tadi mempunyai komposisi indeks yang hampir sama.

Cuma beberapa saham yang tidak masuk di dalamnya. Dari semua itu, IHSG merupakan referensi pokok yang dipakai dalam mengetahui pergerakan harga saham di Indonesia.

Terkait dengan pemilihan saham, banyak spesialis yang menyarankan supaya memilih saham-saham yang mengisi indeks yang telah disebutkan di atas. Alasannya cukup masuk akal. Karena kita dapat memilih bermacam ragam saham yang cukup baik dengan bermacam ragam kriteria pada indeks-indeks tersebut.

memahami teknik saham

Ambil Keputusan Jual Beli Saham dengan Analisis Fundamental dan Teknikal

Dalam investasi saham, ada dua analisis yang dapat dilakukan, yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal. Tujuan dari analisis ini ialah untuk mendapatkan saham yang paling baik. Kedua analisis tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda satu sama lain. Intinya, semua analisis, baik analisis fundamental ataupun teknikal, ditujukan untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya dan sedalam-dalamnya mengenai instrumen investasi yang ada.

Apa Itu Analisis Fundamental?

Sesuai dengan namanya, boleh dikatakan analisis fundamental ialah analisis yang mendasar untuk menggali isu meliputi situasi ekonomi, industri secara keseluruhan, dan situasi perusahaan.

Teknik analisis ini cenderung memutuskan performa dan proyeksi perusahaan untuk memperkirakan harga saham.

Metode permulaan yang umum dipakai ialah terlebih dahulu menjaring saham-saham yang diperkirakan mempunyai kelayakan. Ini dapat dikerjakan dengan langkah top-down, ialah mengerjakan pengamatan yang dimulai dari situasi ekonomi makro, sektor industri, hingga perusahaan.

Atau dapat juga dikerjakan sebaliknya yang diartikan buttom-up, yaitu dengan mengerjakan pengamatan yang dimulai dari perusahaan, sektor industri, hingga situasi ekonomi makro.

Pada praktiknya, ada beberapa hal yang mesti diketahui pemodal mengenai perusahaan yang menerbitkan saham tersebut. Padahal dapat diketahui melewati tabel yang dikeluarkan perusahaan, pemodal juga dapat menggali isu tentang elemen finansial dan transparansi perusahaan tersebut.

Elemen finansial yang perlu dilihat, seumpama pendapatan per saham, nilai buku ekuitas, nilai buku saham, ataupun rasio pengeluaran. Semuanya itu nantinya akan diperlukan untuk mengukur apakah saham tersebut baik atau jelek.

Mengenai transparansi isu, perusahaan telah mempersiapkannya dalam laporan tahunan. Dalam laporan tersebut, termuat semua kegiatan perusahaan selama satu tahun.

Akan tetapi, umumnya laporan tahunan ini sekali-sekali susah untuk dipahami. Intinya, dengan adanya laporan tahunan, Anda dapat mempelajari ragam-ragam hal, seperti kelemahan dalam struktur manajemen, isu laba, dan isu semacamnya.

Tips Memilih Saham yang Baik Berdasarkan Analisis Fundamental

Dari analisis yang dikerjakan dengan analisis fundamental, yang perlu dilihat ialah referensi untuk memutuskan baik atau jeleknya saham. Berikut ini ialah kriteria-kriteria yang dapat dipakai sebagai referensi.

  • Memiliki kapitalisasi pasar >Rp500 miliar.
  • Emiten yang mempunyai figur bisnis yang terang dan baik.
  • Perusahaan konsisten dalam meningkatkan laba/saham dari kuartal ke kuartal.
  • Perusahaan tidak mempunyai utang yang lebih besar dari Debt Equity Ratio (DER).
  • Saham menjadi market leader.
  • Price Earning Ratio (PER) rata-rata tidak jauh berbeda.

Apa Itu Analisis Teknikal?

Seandainya analisis fundamental cenderung lebih pada analisis elemen-elemen mendasar, analisis teknikal justru menekankan pada penggunaan data historis mengenai perubahan harga saham, volume perdagangan, dan indikator pasar lainnya.

Sebetulnya, analisis teknikal secara umum dipakai pada bursa saham, bursa komoditas, atau pasar lainnya yang diberi pengaruh permintaan dan penawaran.

Dengan menggunakan analisis teknikal, analis ataupun pemodal lebih memanfaatkan data-data pasar, seperti harga saham, pasokan, dan permintaan pada masa lalu serta volume perdagangan.

Data volume perdagangan ini sering menjadi pertimbangan khusus dalam mencari gambaran umum tentang situasi pasar untuk lebih mudah dalam memprediksi tren harga selanjutnya.

Volume perdagangan umumnya juga berkaitan dengan kenaikan ataupun penurunan harga saham. Istilah yang cukup diketahui ialah bearish, ialah pola pasar dengan penurunan harga yang dicontoh oleh volume penjualan yang tinggi. Metode yang dipakai dalam analisis teknikal dapat bermacam-ragam.

Tapi, pada umumnya, para analis memanfaatkan sistem moving average (MA), double top/double down, head & shoulder, triangle, dan support tingkatan & resistance tingkatan.

Semua teknik tersebut nantinya diperlukan untuk mengambil keputusan yang mesti dikerjakan saat muncul kesempatan untuk membeli atau menjual saham.

investasi saham dengan teknik teknikal dan fundamental

Tips Memilih Saham yang Baik Berdasarkan Analisis Teknikal

selain sistem fundamental, menggunakan analisis teknikal, kita juga dapat memilih saham-saham yang baik untuk diinvestasikan dengan merujuk pada kriteria-kriteria berikut.

  • Memilih saham dengan arah chart dominan >45°.
  • Tidak membeli saham yang 80% sideways.
  • Cuma memilih saham yang mempunyai tingkat volatilitas yang tinggi dan secara liquid diperdagangkan tiap-tiap hari.
  • Pilih perusahaan yang mempunyai jumlah saham beredar di pasar cukup banyak. Ini mengindikasikan bahwa floating share kepemilikan emiten tidak lebih dari 40%.
  • Memiliki jumlah lot yang cukup banyak sehingga harga saham tersebut tidak mudah dipermainkan.

Maksimalkan Metode Metode yang Ada

Jika kita lihat dari tingkat kesalahan, analisis teknikal lebih riskan sebab mempunyai kesempatan besar pembacaan yang keliru.

Namun, seandainya kita disiplin dalam menggunakan prinsip-prinsip yang telah dijelaskan di atas karenanya tingkat akurasinya juga dapat tinggi. sebenarnya, analisis teknikal tidak cocok bagi kalian yang mau berinvestasi dalam jangka waktu yang panjang.

Sementara analisis fundamental amat diperlukan untuk menggali informasi tentang seluk-beluk perusahaan yang menerbitkan saham tersebut.

Gabungan dari kedua analisis di atas seandainya dipahami dan dikerjakan dengan benar akan memberikan imbal balik investasi yang besar.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *