4 Kunci Sukses Jack Ma

4 Aturan Teratas Pendiri Alibaba Jack Ma Untuk Sukses

Forbes memperkirakan kekayaan Jack Ma lebih dari $40 miliar, orang terkaya kedua di China. IPO Alibaba, perusahaan yang ia dirikan dan jabat sebagai CEO, telah mencatat rekor sebagai penawaran saham perdana terbesar di dunia dengan nilai $25 miliar. Dia juga dinobatkan sebagai salah satu pemimpin bisnis top China dan dunia, pemimpin global, di antara pebisnis paling kuat dan CEO terbaik. Jack juga seorang dermawan dan warga negara Tiongkok pertama yang melayani di The Nature’s Conservancy Board. Dari video YouTube ini, inilah 10 aturan Jack untuk sukses.

1. Biasakan Penolakan

Jack Ma gagal dalam ujian masuk perguruan tinggi dua kali sebelum diterima pada percobaan ketiga. Setelah lulus, ia melamar pekerjaan dan ditolak 30 kali, termasuk oleh polisi. Ketika dia melamar di KFC di antara 24 pelamar, 23 diterima kecuali dia. Selama Forum Ekonomi Dunia pada tahun 2016, dia berbagi bahwa dia telah mendaftar ke Harvard 10 kali dan selalu ditolak

2. Jaga Impian Anda Tetap Hidup

Dalam sebuah konferensi, Jack membagikan kode rahasia untuk kesuksesan Alibaba. Sama seperti tokoh fiksi Ali Baba, ia mampu memasuki gua rahasia dengan kode “Open Sesame.” Dengan cara yang sama, orang-orang yang bekerja di kode rahasia Alibaba adalah ‘Jaga impian Anda tetap hidup.’ Mereka menyimpan ini dalam pikiran dan hati mereka, mengetahui bahwa itu mungkin menjadi kenyataan suatu hari nanti. Dan itu terjadi.

3. Dapatkan Inspirasi

Jack Ma berbagi bahwa dia telah belajar banyak hal dari film-film seperti The Bodyguard, The Godfather, dan Forrest Gump. Dia menyebutkan bahwa dia terinspirasi oleh bagaimana aktor menyampaikan dialog mereka, bagaimana penyanyi memberikan penampilan yang kuat. Dia menyadari bahwa ketika orang bertindak secara alami dan berbicara dari hati, mereka menciptakan dampak yang besar, dan begitulah cara dia mencoba menginspirasi orang lain, dengan menjadi dirinya sendiri.

4. Tetap Fokus

Jack ditanya oleh seorang reporter tentang ide bisnis yang dia tolak. Sebagai CEO, dia menyatakan bahwa dia menolak banyak ide bisnis yang dijajakan kepadanya setiap hari. Namun, jika ada peluang bisnis yang sejalan dengan misi perusahaan untuk mempermudah berbisnis, ia akan mempertimbangkannya.

Tetapi jika seseorang datang kepadanya hanya untuk menyatakan bahwa sebuah peluang akan menghasilkan banyak uang, dia akan memberi tahu mereka bahwa dia tidak tertarik.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.