2 Teknik Prediksi Harga Emas

PROSPEK HARGA EMAS:

Harga emas telah diperdagangkan pada bawah garis tren naik asal swing low Agustus 2021, Desember 2021, dan Januari 2022.
Kenaikan suku bunga riil Alaihi Salam yang sedang berlangsung memberikan kendala lebih lanjut untuk harga emas, menggunakan suku bunga riil 10-tahun serta 30-tahun bertahan di wilayah positif secara berkelanjutan semenjak sebelum pandemi COVID-19.
menurut Indeks Sentimen Klien IG, harga emas memiliki bias majemuk pada waktu dekat.

TERLEPAS

Harga emas memulai minggu ini dengan pijakan yg positif tetapi tantangan permanen terdapat. pada dasarnya, kedatangan suku bunga riil positif di Alaihi Salam menandakan pelemahan harga emas. Dolar AS yg kuat ditambah menggunakan kenaikan suku bunga Federal Reserve yg agresif akan menghadapi tren ini. Secara teknis, harga emas sekarang sudah kehilangan tren naik dari swing low Agustus 2021, Desember 2021, serta Januari 2022, membagikan titik belok krusial telah ditembus ke sisi bawah. menggunakan demikian, terdapat sedikit alasan buat percaya bahwa konvoi di awal minggu ini membagikan bahwa tren turun harga emas selesai dalam jangka pendek.

VOLATILITAS EMAS Meningkat Tidak MEMBANTU HARGA EMAS

Secara historis, harga emas mempunyai korelasi dengan volatilitas tidak mirip kelas aset lainnya. sementara kelas aset lain mirip obligasi serta saham tidak menyukai peningkatan volatilitas – mengindikasikan ketidakpastian yang lebih akbar seputar arus kas, dividen, pembayaran kupon, dll. – emas cenderung menguntungkan selama periode volatilitas yg lebih tinggi. Sebuah pergantian insiden yg mengkhawatirkan, kenaikan volatilitas emas d5802fc83178aeffd28601e47ccd1f2a tidak poly membantu mendukung harga emas, menunjukkan bahwa prospek jangka pendek permanen lemah.

ANALISIS TEKNIS GVZ (VOLATILITAS EMAS): BAGAN HARGA HARIAN (MEI 2021 hingga MEI 2022)

Volatilitas emas (yg diukur dengan volatilitas emas Cboe ETF, GVZ, yg melacak volatilitas implisit 1 bulan emas yang berasal dari rantai opsi GLD) diperdagangkan pada 20,95 di waktu laporan ini ditulis. hubungan lima hari antara GVZ dan harga emas adalah -0,79 sedangkan hubungan 20 hari merupakan -0,88. Satu minggu yang kemudian, pada lepas 9 Mei, korelasi lima hari artinya -0,80 dan hubungan 20 hari adalah -0,60.

ANALISIS TEKNIS HARGA EMAS: GRAFIK MINGGUAN (OKTOBER 2015 sampai APRIL 2022)

Kerangka saat mingguan terus menunjukkan bahwa zenit ganda terbentuk buat harga emas, dengan dua zenit diukir sang tertinggi Agustus 2020 serta Maret 2022. semenjak bearish outside engulfing bar pada jangka saat mingguan di akhir April, harga emas belum bisa mempertahankan tawaran beli yang berarti. tetap terjadi bahwa “kemunduran yang lebih dalam tampaknya semakin mungkin terjadi selanjutnya,” terutama sebab indikator momentum mingguan berbelok lebih ke selata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.